Selasa, 21 Juli 2009

Disaat Dia Tua..

Disaat dia tua, bukan lagi dia yang dulu..
Maklumilah dia, bersabarlah dalam menghadapinya..

Disaat dia menumpahkan kuah sayuran di bajumu, Disaat dia tidak lagi mengingat cara mengikat tali sepatu..
Ingatlah saat saat bagamana dia mengajarimu, membimbingmu untuk melakukan na..

Disaat dia dengan pikunnya mengulang terus menerus ucapan yang membosankanmu..
Bersabarlah mendengarkannya, jangan memotong ucapannya, di masa kecilmu dulu dia harus mengulang dan mengulang terus sebuah cerita yang telah dia ceritakan ribuan kali hingga dirimu terbuai dalam mimpi..

Disaat dia membutuhkanmu untuk memandikannya..
Janganlah menyalahkannya, ingatlah masa kecilmu bagaimna dia dgn berbagai cara membujukmu untuk mandi..

Disaat dia kebingungan menghadapi hal - hal baru dan tekhnologi modern..
Janganlah menertawakannya, renungkan bagaimana dia dgn sabarnya menjawab setiap "Mengapa" yang kau ajukan saat engkau kecil..

Disaat kedua kakinya terlalu lemah untuk berjalan..
Ulurkan tanganmu yang muda dan kuat untuk memapahnya, bagaikan di masa kecilmu, dia menuntunmu melangkahkan kaki untuk belajar berjalan..

Disaat dia melupakan topik pembicaraan kita..
Berilah dia sedikit waktu untuk mengingatnya, sebenarnya topik pembicaraan bukanlah hal yang begitu penting baginya, asalkan kau berada disisinya untuk mendengarkannya, dia telah bahagia..

Disaat dia sudah tidak mampu berbicara dengan jelas dan menulis dengan rapi..
Janganlah kamu merasa terbebani olehnya, ingatlah di saat dia dengan sabar mencoba mengerti apa yg kau coba ucapkan saat kau kecil dan mengajarimu menulis hingga kamu bisa menulis seperti sekarang..

Disaat kau melihat dirinya menua, janganlah bersedih..
Maklumilah dirinya, dukunglah dia bagaikan dia memperlakukanmu di saat dirimu mulai berlajar tentang kehidupan..

Dulu dia menuntunmu menapaki jalan kehidupan ini..
Kini temanilah dia hingga akhir jalan hidupnya..
Berilah dia cinta, kasih dan kesabaranmu..
Dia akan menerimanya dengan senyum penuh syukur..
Di dalam senyumnya itu, tertanam kasihnya yang tak terhingga padamu..


"Walaupun seseorang telah melakukan beribu - ribu kebajikan, tetapi tidak melakukan bakti kepada ibu dan ayah, kebajikannya hanyalah sia sia belaka.."


MARILAH KITA BENGKITKAN BAKTI TERHADAP ORANG TUA KITA SEBELUM MEREKA MENINGGALKAN KITA




NB :
Khusus artikel ini saya sengaja menulis dan memakai bahasa yang baik dan benar sesuai dengan yang di ajarkan oleh orang tua saya..

7 Komentar:

Miftahur 24 Juli 2009 pukul 18.59  

Kami pemuda pemudi Indonesia mengaku berbahasa satu, Bahasa Indonesia.

Pakailah Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Ah, komennya koq ga' nyambung bgt ya.... heheheh

^.veena.^ 26 Juli 2009 pukul 15.11  

hebat.......... ^.


ittu aj yang mou gw bilang..
ha..XD

ian 26 Juli 2009 pukul 23.31  

Mari berbakti pada ke-2 ortu :P

Miftahur 6 Agustus 2009 pukul 23.42  

Sorry aku dah lama ga' mampir, soale repot buat blog untuk lomba...
Aku minta dukungan dan komentarnya ya di Blog yg aku lombakan ini, mohon doanya biar menang...
Terma Kasih

stop dreaming 16 Agustus 2009 pukul 07.22  

puisinya bagus, boleh aku copy ke komputer aku ya

Kyoruu 3 Oktober 2009 pukul 11.29  

@Stop Dreaming : Boleh kq.. Jgn lupa atas nama na atas namaQ iia.. Thx ud mw ngunjungi.. ^^

Posting Komentar